Selamat datang di Situs Wiki Cipta Media Seluler
Didukung oleh:
Cipta media organisasi pendukung.png


Temukan Cipta Media Seluler di Twitter @ciptamedia Facebook: Cipta Media Seluler | Situs web: Cipta Media seluler


Solidaritas.net Media Center/Laporan

Dari Wiki Cipta Media Seluler
Langsung ke: navigasi, cari
EnglishBahasa Indonesia


Laporan Narasi Pertanggungjawaban Hibah


Perkumpulan Solidaritas.net: Solidaritas.net Media Center

Wikimedia Indonesia

Instruksi untuk mengisi laporan penerimaan hibah

Wikimedia Indonesia mengharuskan seluruh penerima hibah melaporkan kegiatan mereka dalam bentuk laporan naratif dan laporan keuangan berdasarkan Perjanjian Penerima Hibah Cipta Media Seluler yang telah disepakati kedua belah pihak. Laporan naratif disarankan dalam bentuk lima hingga tujuh halaman.

Laporan dapat dikirimkan melalui surel atau dokumen asli

Penerima hibah : Sarinah
Periode Laporan : 4 Agustus 2014 hingga 12 Februari 2015
Proyek : Solidaritas.net Media Center


1. Pembelajaran

Silahkan tuliskan pembelajaran, acara-acara yang anda buat/ alami yang dapat membuat perubahan dalam satu tahun kedepan sebagai hasil dari upaya upaya yang anda buat dibawah hibah yang anda terima, perubahan-perubahan yang anda percaya dapat membantu organisasi/ komunitas anda mencapai tujuan-tujuannya dan/ atau kesulitan dan tantangan yang tidak anda perkirakan yang anda temukan dalam periode pelaporan hibah ini.

Sebelum mendapatkan hibah ini, Solidaritas.net hanyalah sebuah website yang berbasis di blogspot yang menyajikan berita-berita perburuhan tentang peristiwa yang terjadi di daerah Cikarang dan sekitarnya serta informasi penyelesaian masalah hukum ketenagakerjaan. Setelah mendapatkan hibah, Solidaritas.net berkembang menjadi media center yang berlokasi di sebuah gedung (rumah toko/ruko) lantai 3 di tengah-tengah kawasan industri. Ruko ini beralamat di Jalan Kasuari Raya Blok S1 A No. 15 Pecenongan Square, Kawasan Jababeka 2, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Media center ini tidak hanya menghasilkan informasi yang dimuat di website dan disebarluaskan melalui media seluler, tetapi juga mengadakan berbagai kegiatan diskusi dan pendidikan. Pencapaian ini membuat Solidaritas.net semakin dipercaya oleh buruh sebagai media yang bermanfaat dan menyalurkan aspirasi buruh ke publik.
Kesulitan yang diatasi

  1. Lamanya masa persiapan pendirian media center beserta peralatannya --> Mengumpulkan relawan dari buruh sebanyak 20 orang untuk mempercepat proses pendirian media center dan persiapan peralatan.
  2. Kurangnya sumber daya manusia yang mengerti teknologi sekaligus isu-isu perburuhan. Biasanya banyak aktifis yang memahami isu perburuhan dengan baik, tetapi tidak memiliki keterampilan menggunakan teknologi.--> Melatih staf dan buruh untuk menggunakan teknologi, namun sebagai konsekuensinya, memerlukan waktu penyiapan yang lebih lama.

2. Aktivitas/ Isu yang Anda usung dan mencoba atasi

Berikut adalah aktivitas dan isu-isu yang anda masukkan pada permohonan hibah anda

  • Buruh tidak mendapatkan informasi dan pengetahuan perburuhan yang bersifat tandingan (alternative) dan benar, baik dari media informasi arus-utama (mainstream) maupun dari komunitasnya seperti serikat buruh tempat ia beraktivitas
  • Buruh membutuhkan informasi hukum untuk mengatasi masalahnya.
  • Buruh tidak memiliki kemampuan menulis dan membuat informasi.
  • Buruh tidak memiliki informasi dan pengetahuan untuk membela dirinya sendiri di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).
  • Buruh tidak memahami posisinya dalam hubungan industrial dan cara menggunakan kekuatan kolektifnya.
  • Buruh mengalami kasus-kasus ketenagakerjaan.


Aktivitas dan isu yang anda atasi

  1. Buruh tidak mendapatkan informasi dan pengetahuan perburuhan yang bersifat tandingan (alternatif) dan benar, baik dari media informasi arus-utama (mainstream) maupun dari komunitasnya seperti serikat buruh tempat ia beraktivitas
    Memproduksi dan menyebarluaskan informasi dan pengetahuan perburuhan yang bersifat tandingan (alternatif) dan benar.
    • Mendirikan Media Center Solidaritas.net yang dilengkapi dengan akses internet yang beralamat: Jalan Kasuari Raya Ruko Roxy Plaza Blok S1 A No. 15, Pecenongan Square, Kawasan Jababeka 2, Cikarang Selatan, Kab. Bekasi, Jawa Barat.
    • Memproduksi konten berupa teks dan video.
    1. Konten yang diproduksi untuk proyek ini dapat diakses di: pranala ini
    2. Konten video yang diproduksi untuk proyek ini dapat diakses di: pranala ini
    • Menyebarluaskan informasi dan pengetahuan melalui:
    1. Media sosial Facebook yang bisa diakses di pranala ini dengan jumlah fans 3773.
    2. Media sosial Twitter yang bisa diakses di pranala ini
    3. Whats App: +6281943737903
    4. Blackberry Messenger dengan pin 7F96324B
    5. SMS dengan nomor: 081943737903
    6. Aplikasi Android: pranala ini
    • Menyelenggarakan diskusi bulanan membahas masalah aktual.
    1. Diskusi dan peluncuran media center Solidaritas.net pada 19 Oktober 2014
    2. Diskusi dan pemutaran film Senyap membahas masalah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu dan hubungannya dengan gerakan buruh di masa sekarang pada bulan Desember 2014, dapat dilihat di pranala ini
    3. Diskusi bulanan mengenai masalah Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) pada 18 Januari 2015, dapat dilihat di pranala ini
  2. Buruh membutuhkan informasi hukum untuk mengatasi masalahnya
    Menyediakan konsultasi melalui tatap muka langsung dan media seluler (SMS, BBM dan Whats App). Hasil konsultasi dan jawabannya bisa diakses di
    pranala ini
  3. Buruh tidak memiliki kemampuan menulis dan membuat informasi
    Menyelenggarakan pendidikan jurnalistik untuk buruh.
    • Menyelenggarakan pendidikan jurnalistik dilakukan satu kali dengan tiga kali pertemuan. Penulis yang berhasil direkrut sebagai berikut:
    1. Dari buruh
      1. Budi Kurniawan
      2. Boyo
      3. Wahyu
      4. Andry Yunarko
      5. Eko Ari Wibowo
    2. Dari mahasiswa
      1. Fullah Jumaynah
    3. Penulis freelance:
      1. Adela Eka Marza
      2. Riza Dian Kurnia
  4. Buruh tidak memiliki informasi dan pengetahuan untuk membela dirinya sendiri di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI)
    Menyelenggarakan pendidikan hukum perburuhan untuk buruh dan melatih buruh untuk membela dirinya sendiri melalui simulasi Pengadilan Hubungan Industrial
    1. Pendidikan advokasi hukum formil baru satu kali pertemuan.
    2. Pendidikan advokasi jaminan kesehatan BPJS (Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial) sebanyak dua kali pertemuan.
  5. Buruh tidak memahami posisinya dalam hubungan industrial dan cara menggunakan kekuatan kolektifnya
    Menyelenggarakan pendidikan ekonomi dan politik untuk buruh.
    1. Menyelenggarakan pendidikan ekonomi politik membahas pembukuan perusahaan.
    2. Menyelenggarakan pendidikan ekonomi politik selama dua hari yang membahas mengenai sejarah munculnya buruh di Indonesia, akar penindasan buruh perempuan, analisa proses produksi dan jantung pabrik.
  6. Buruh mengalami kasus-kasus ketenagakerjaan
    Mengadvokasi kasus-kasus buruh dan membentuk wadah-wadah advokasi yang dijalankan oleh buruh yang telah mendapatkan pendidikan dan latihan mengadvokasi.
    • Mengadvokasi kasus buruh.
    1. Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Andry Yunarko yang bekerja di PT Cartinie Lingerie, Andry juga adalah pengurus serikat tingkat pabrik dan penulis di Solidaritas.net.
    2. Memberikan analisa keuntungan perusahaan untuk bahan buruh dalam perundingan dengan pengusaha di PT Nanbu Plastic.
    • Mengadvokasi kebijakan.
    1. Mendukung dan terlibat dalam penolakan Peraturan Daerah Ketenagakerjaan Jawa Barat.
    • Rencana pembentukan tim advokasi bersama BPJS di Cikarang setelah diskusi BPJS pada 31 Januari 2015 bersama BPJS Watch. Solidaritas.net diminta oleh peserta untuk kembali mempertemukan individu buruh dan serikat buruh dalam pertemuan pada bulan April 2015.


3. Indikator sukses anda dalam permohonan hibah

Solidaritas.net Media Center yang melakukan aktivitas mempromosikan informasi dan pengetahuan perburuhan yang benar dan bersifat tandingan (alternative): melayani konsultasi hukum; konsolidasi dan diskusi (kopi darat); pendidikan untuk buruh (jurnalistik, advokasi dan ekonomi-politik), dan; advokasi. Proyek ini adalah kombinasi dari menyebarluaskan pengetahuan, memperdalam dan memastikan terjadinya tindakan (action).

  1. Indikator keberhasilannya
    1. Konten: Mampu memproduksi 370 konten per bulan (setelah 9 bulan program berjalan).
    2. Website: Jumlah tayang halaman (pageviews) 30 ribu per hari. (setelah 9 bulan program berjalan).
    3. Aplikasi Pesan: Pengiriman 5000 pesan per hari melalui SMS, BBM dan Whats App. (setelah 9 bulan program berjalan).
    4. Jurnalis buruh: Perekrutan100 kontributor dari buruh. (setelah 9 bulan program berjalan).
    5. Konsultasi: Pelayanan 25 konsultasi per hari. (setelah 9 bulan program berjalan)
    6. Konsolidasi dan diskusi (kopi darat): Pengadaan 12 kali konsolidasi dan diskusi (kopi darat) dalam satu tahun.
    7. Pendidikan jurnalistik: Pengadaan 2 kali pendidikan dalam satu tahun dimana satu kali pendidikan terdiri dari 2 kali pertemuan.
    8. Pendidikan advokasi: Pengadaan 4 kali pendidikan advokasi dalam satu tahun dimana satu kali pendidikan terdiri dari 4 kali pertemuan.
    9. Pendidikan ekonomi dan politik: Pengadaan 4 kali pendidikan ekonomi dan politik dalam satu tahun dimana satu kali pendidikan terdiri dari 4 kali pertemuan.
    10. Advokasi melalui litigasi: Pemberian bantuan hukum untuk 6 kasus selama satu tahun dengan prioritas kasus pelanggaran ketentuan pekerja perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWT/Kontrak).
    11. Advokasi melalui non litigasi: Penggalangan dukungan publik untuk perjuangan buruh melalui SMS tekanan, petisi dan aksi solidaritas untuk 12 kasus selama satu tahun.
    12. Mendanai proyek Solidaritas.net secara mandiri dengan:
    13. Melakukan fundraising dari publik dengan sistem membership (keanggotaan) – 5000 member setelah satu tahun program berjalan.
    14. Pemasangan iklan di website.
  2. Indikator kualitatif-kuantitatif
    1. Kepuasan menerima informasi yang diukur dengan survey – tingkat kepuasan minimal 70 persen.
    2. Terbangunnya wadah-wadah advokasi buruh di daerah kawasan industri di wilayah Bekasi – 3 wadah advokasi buruh.
    3. Kemenangan advokasi kasus buruh – tingkat kemenangan minimal 60 persen.

Apabila hasil dan indikator di atas terpenuhi, maka upaya saya berhasil.

Hasil aktual hingga laporan ini dibuat

  • Produksi konten teks sebanyak 328 artikel dan sebanyak 54 artikel dalam proses penyuntingan, sementara produksi konten video belum aktif berjalan.
  • Jumlah tayang halaman per hari rata-rata 1000 pageview.
  • Pengiriman pesan per hari baru 500 via BBM, WA dan SMS kurang aktif, karena buruh lebih banyak aktif menggunakan BBM.
  • Aplikasi Android sudah dibuat, aplikasi BBM belum dibuat.
  • Jurnalis buruh yang direkrut baru sebanyak
  • Pelayanan konsultasi belum bisa per hari
  • Kopi darat baru dilaksanakan sebanyak 3 kali
  • Pendidikan jurnalistik sudah terlaksana sesuai target
  • Pendidikan advokasi baru terlaksana sebanyak satu kali pertemuan.
  • Pendidikan ekonomi politik terlaksana sebanyak satu kali dan dipadukan dengan pendidikan ekonomi politik secara regular. Grup Buruh Belajar Ekonomi Politik yang memiliki anggota 6536 pengguna digunakan untuk wadah pendidikan.
  • Pemberian bantuan hukum baru sebanyak satu kasus dan satu advokasi kebijakan yang sedang proses.
  • Program membership masih baru akan dimulai pada bulan April.
  • Website Solidaritas.net sudah diterima sebagai publisher Google Adsense pada 12 Desember 2014. Saat ini berupaya meningkatkan jumlah pengunjung untuk meningkatkan penghasilan melalui iklan.

4. Tujuan dan Sasaran

Silahkan anda jelaskan apa yang telah anda berhasil peroleh dengan hibah ini yang berkaitan dengan tujuan yang lebih besar yang anda harapkan dapat anda capai.

Adapun tujuan dari Solidaritas.net Media Center adalah
  • Memberikan pengetahuan yang bersifat tandingan (alternative) dan benar terhadap hukum ketenagakerjaan dan keadilan sosial.
  • Memberikan konsultasi hukum ketenagakerjaan.
  • Memberikan pendidikan jurnalistik, hukum ketenagakerjaan dan ekonomi-politik untuk buruh.
  • Mendidik buruh untuk mengadvokasi dirinya sendiri.
Sasaran
  • Terwujudnya buruh yang berpengetahuan dan berkepribadian mandiri dalam hal hukum ketenagakerjaan dan isu keadilan sosial lainnya.
  • Terwujudnya buruh yang memiliki kapasitas sebagai jurnalis warga/buruh.
  • Terwujudnya buruh yang memiliki kapasistas mengadvokasi dirinya sendiri dalam perjuangan ekonomis dan politis.


Tujuan dan sasaran yang berhasil dicapai hingga saat ini

Untuk sementara ini, tujuan dan sasaran baru berhasil dicapai sesuai dengan indikator yang dibuat adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan pengetahuan yang bersifat tandingan (alternatif) dan benar terhadap hukum ketenagakerjaan dan keadilan sosial. Beberapa berita yang dimaksud sebagai berikut:
    1. Ini Penjelasan Buruh Minta BH Triumph
    2. Fakta Dibalik Motor Ninja Buruh
    3. Buruh Ingin ke Ancol Sah-Sah Saja
  2. Memberikan konsultasi hukum ketenagakerjaan yang sampai sejauh ini telah ditulis sebanyak 15 konsultasi yang dapat diakses di kolom konsultasi dan ada sekitar 20 pertanyaan yang masih dalam proses publikasi. Sebagian belum dijawab, sebagian sudah diposting ke website, namun masih dalam proses editing, belum dipublikasi. Jumlah ini masih jauh dari target dikarenakan keterbatasan sumber daya manusia dan ada pergantian staf di tengah jaln.
  3. Memberikan pendidikan jurnalistik sebanyak satu kali kegiatan (3 pertemuan); pendidikan hukum ketenagakerjaan (satu kali pertemuan) dan pendidikan ekonomi politik yang sudah dilakukan sebanyak satu kali kegiatan (selama dua hari) dan secara rutin sebanyak 12 kali pertemuan yang terdiri dari pendidikan ekonomi politik dasar dan lanjutan. Pendidikan ini diubah menjadi rutin setiap minggu yang mengambil hari Jumat dan Sabtu, karena agar hari Minggu dapat digunakan untuk kegiatan lain seperti pendidikan advokasi, jurnalistik dan diskusi bulanan. Ekonomi politik Solidaritas.net memberikan perspektif berbeda mengenai perburuhan, karena mengajarkan buruh untuk memahami proses produksi yang terjadi di pabriknya dan analisa keadaan keuangan perusahaan sehingga buruh memiliki alasan kuat saat berunding dengan pengusaha.
  4. Mendidik buruh untuk mengadvokasi dirinya sendiri sudah dilakukan, yakni kasus Pemutusan Hubungan Kerja Andry Yunarko di Boyolali. Ini di luar perencanaan Solidaritas.net sendiri yang sedari awal hanya berfokus di daerah Cikarang. Sehingga bantuan yang paling mungkin hanyalah membantu memberikan masukan melalui email dan media komunikasi lainnya. Kasus ini berakhir dengan keputusan buruh untuk menerima Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan alasan akan pindah ke kota lain. Mengenai advokasi hukum yang dimaksud, perlu dijelaskan bahwa advokasi hukum adalah pembelaan hukum secara formil di pengadilan, namun kenyataannya, UU No. 2 Tahun 2004 tentang Pengadilan Hubungan Industrial mewajibkan buruh melalui proses bipartit (perundingan dengan pihak pengusaha), tripartit (mediasi yang dilakukan oleh Disnaker setempat), barulah ke pengadilan hubungan industrial (PHI). Jadi, ada beberapa kesulitan untuk mengambil kasus-kasus buruh untuk diadvokasi secara formil. Pertama, kasus buruh haruslah dikawal sejak dalam tingkat bipartit. Kedua, buruh memerlukan pendampingan saat di pengadilan, sekalipun kita tetap harus mendorong buruh lebih banyak bicara sehingga harus menguasai persoalannya sendiri. Karena kesulitan inilah, maka proses advokasi hukum ini tidak serta merta hanya kasus yang sudah disidangkan di pengadilan dan penanganan advokasi formil tidak bisa cepat, kadang-kadang memakan waktu tahunan.

Dalam hal sasaran, laporan kami sebagai berikut:

  1. Terwujudnya buruh yang berpengetahuan dan berkepribadian mandiri dalam hal hukum ketenagakerjaan dan isu keadilan sosial lainnya dapat dilihat dari lahirnya penulis-penulis buruh dan buruh di beberapa pabrik yang mulai sanggup mengatasi persoalannya sendiri di pabrik tanpa pendampingan langsung dari pihak luar (seperti pengurus serikat tingkat di atasnya dan lembaga lainnya). Kami mendapatkan tiga laporan dari buruh yang telah mengikuti pendidikan di Solidaritas.net yang memiliki kemampuan untuk berunding dengan pengusaha dan memenangkan bonus dan kenaikan upah. Saat ini, laporan tersebut masih sedang kami olah untuk dimuat di website Solidaritas.net sebagai berita. Buruh juga memberikan respon yang aktif berupa pertanyaan mengenai masalah-masalah di pabriknya. Kekurangan kami adalah tidak siap menghadapi pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sebagai contoh, Solidaritas.net yang memiliki 400an kontak di BBM pernah menyebarkan broadcast pertanyaan "Ada yang mau konsultasi mengenai hukum perburuhan? Ada masalah apa yang bisa kami bantu?". 15 orang membalas dan bertanya mengenai masalah-masalahnya. Untuk menjawab masalah-masalah tersebut dalam sehari, kapasitas kami belum siap, sehingga kami tidak bertanya setiap hari. Jika kami melakukannya secara intens setiap hari, tentunya akan banyak output informasi yang bisa kami hasilkan.
  2. Terwujudnya buruh yang memiliki kapasitas sebagai jurnalis warga/buruh melalui pendidikan jurnalistik yang sudah lakukan sebanyak 1 kali (tiga kali pertemuan). Sejauh ini Solidaritas.net sudah merekrut 5 penulis buruh yang tetap dan empat penulis buruh yang tidak tetap serta satu penulis mahasiswa yang tidak tetap yang dapat dilihat di [pranala ini http://solidaritas.net/author/kontributor/].
  3. Terwujudnya buruh yang memiliki kapasistas mengadvokasi dirinya sendiri dalam perjuangan ekonomis dan politis yang dalam upaya mewujudkannya mengalami banyak kendala karena pekerjaan ini memang sulit dilakukan dan memerlukan waktu. Sudah mulai ada buruh yang berani berunding di pabriknya tanpa melibatkan pihak luar seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya. Capaian yang paling maju dapat kami lakukan sejauh ini adalah mengumpulkan organisasi dan buruh secara individual untuk terlibat dalam gerakan penolakan Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Jawa Barat. Pencapaian ini adalah keberhasilan bersama dengan organisasi dan serikat buruh di Jawa Barat, namun secara khusus Solidaritas.net mengorganisir buruh secara individual untuk terlibat dalam judicial review, sekalipun serikat buruhnya si buruh sendiri tidak terlibat secara organisasional. Kami baru akan memulai gerakan pengumpulan KTP.

Saat ini sedang disiapkan usaha mencapai tujuan dan sasaran sebagai berikut:

  1. Mendidik orang untuk menjadi editor. Sebagai catatan, saat ini ada 100 tulisan masih tersimpan di konsep website dan belum dipublikasi karena belum melalui proses editing.
  2. Pendidikan melalui diskusi-diskusi online dan pendidikan online melalui media seluler.
  3. Mencetak atribut kampanye pengenalan Solidaritas.net Media Center untuk disebarluaskan di daerah Cikarang.
  4. Merekrut relawan-relawan buruh baru.
  5. Melakukan kampanye melalui siaran pers ke media massa dan online;
  6. Promosi Solidaritas.net Media Center dan layanannya dengan metode roadshow keliling yang mengambil tempat di kantor serikat buruh dan tenda pemogokan buruh.

5. Perubahan Lingkup Organisasi/ Lingkungan Sekitar

Tolong jabarkan perubahan perubahan signifikan yang organisasi anda dapatkan yang memiliki dampak pada pekerjaan anda pada periode pelaporan yang anda lakukan untuk saat ini. Masukkan secara deskriptif bagaimana anda menangani perubahan perubahan tersebut dan bagaimana perencanaan anda berubah sebagai hasilnya.

  • Sebagai organisasi baru, Perkumpulan Solidaritas.net berkembang menjadi lembaga yang mulai dikenal luas dan dipercayai oleh buruh di Cikarang dan Karawang. Solidaritas.net juga mulai mendapatkan kiriman siaran pers dari serikat buruh.
  • Sebagai media, website Solidaritas.net mampu melakukan verifikasi terhadap pemberitaan media mainstream.
  • Kapasitas organisasi berkembang yang memudahkan Perkumpulan Solidaritas.net untuk menghasilkan berbagai konten yang bermanfaat.
  • Perkumpulan Solidaritas.net mulai mampu menjadi organisasi yang mampu mengonsolidasikan buruh dari berbagai serikat dan organisasi buruh di Cikarang, bahkan se Jawa Barat.
  • Pendidikan ekonomi politik memberikan perspektif baru dalam menganalisa kondisi perusahaan. Hal ini digunakan buruh sebagai pengetahuan yang memperkuat posisi tawarnya dalam perundingan di pabrik.
Tantangan/ masalah organisasi/ pengelolaan yang dihadapi

Isu-isu manajemen atau organisasi apakah yang anda hadapi pada saat anda menuliskan laporan ini (apakah ada perubahan signifikan pada komposisi staf/ dewan atau anggota tim anda. Apakah ada faktor-faktor lain yang dapat membatasi kemampuan organisasi/ komunitas anda untuk mengumpulkan data dan menerjemahkan data data keuangan atau aktivitas yang terkait dengan program dalam tujuan awal). Bila mungkin juga tuliskan dan tekankan kebutuhan yang belum terpenuhi/ teridentifikasi sebelumnya dalam menangani penguatan organisasi/ komunitas anda

Tantangan yang kami hadapi adalah:

  1. Sebagai organisasi baru memerlukan waktu yang lama untuk capacity building. Kami mencatat memerlukan waktu dua bulan untuk menyiapkan kantor dan peralatan. Hal ini membuat proyek ini baru bisa dimulai pada bulan Oktober 2014 dan aktif pada bulan November 2014. Kami ingin mengusulkan untuk menambah masa proyek selama tiga bulan sampai dengan bulan November 2015.
  2. Pembagian kerja yang tidak jalan sehingga mengharuskan ada pergantian staf.
  3. Kekurangan tenaga ahli sehingga membutuhkan waktu untuk melatih atau merekrut tenaga baru yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
  4. Saat baru memulai, belum menemukan bentuk dan langgam kerja, memerlukan proses selama 6 bulan untuk menemukan langgam kerja yang dapat dipahami bersama di antara para staf.

6. Keberagaman

Silahkan ditulis perubahan perubahan yang berpengaruh dalam keberagaman (contohnya apabila anggota komunitas, dewan, atau komposisi staf anda mulai beragam dari sisi jenis kelaminnya, suku, pendidikan, umur, budaya, agama, latar belakang asal lokasinya, bahasanya, dan lain sebagainya) dalam periode pelaporan ini. Apabila organisasi/ komunitas anda mengalami tantangan keberagaman, silahkan tuliskan juga pendapat anda.

  • Solidaritas.net dimulai dari pengurus yang berasal dari aktifis buruh dan mahasiswa sebanyak 10 orang sebagai penggerak utama, sementara buruh sebagai relawan. Saat ini, komposisinya sudah berubah di mana lembaga kami merekrut 5 orang buruh sebagai penggerak utama dan penulis.
  • Kesulitan kami adalah mencari staf perempuan, karena mayoritas buruh di Cikarang masih didominasi laki-laki yang bekerja di sektor metal.


7. Laporan keuangan

Silahkan masukkan pranala laporan keuangan anda disini

8. Pengesahan

Saya, sebagai penandatangan, menyatakan bahwa saya adalah individu yang berwenang untuk menyerahkan laporan ini atas nama komunitas/ organisasi saya sesuai dengan persyaratan yang dicantumkan pada Perjanjian Hibah Cipta Media Bersama yang telah ditandatangani sebelumnya dan seluruh dana yang dibelanjakan telah dibelanjakan sesuai dengan tujuan-tujuan yang tercantum dalam permohonan hibah.

Tertanda: Lokasi dan tanggal:

Bekasi, 17 Februari 2015



Sarinah




Selanjutnya: Laporan Tahap II >>