Selamat datang di Situs Wiki Cipta Media Seluler
Didukung oleh:
Cipta media organisasi pendukung.png


Temukan Cipta Media Seluler di Twitter @ciptamedia Facebook: Cipta Media Seluler | Situs web: Cipta Media seluler


Situs Laporan Warga Papua Berbasis SMS

Dari Wiki Cipta Media Seluler
Langsung ke: navigasi, cari
Final 16 Juni 2014


Victor Claus Mambor 168 Situs Laporan Warga Papua Berbasis SMS
Organisasi
Perkumpulan Jujur Bicara
Status resmi
Kontak
Victor Claus Mambor
  • Situs web:
  • Facebook:
  • Twitter:
Lokasi
Jayapura Utara, Papua

Deskripsi Proyek

Proyek Situs Laporan Warga Tanah Papua berbasis SMS adalah sebuah proyek lanjutan. Proyek Jurnalisme warga ini telah dikelola secara mandiri dan sukarela sejak tahun 2010 dengan tujuan mengatasi faktor demografis dan geografis Tanah Papua yang mengakibatkan kesenjangan informasi dan pengetahuan. Hingga tahun 2013, proyek mandiri ini difokuskan pada peristiwa kekerasan aktor negara terhadap warga sipil di Tanah Papua. Proyek ini layak untuk dikembangkan lebih luas, baik dalam hal konten, pelaku hingga penerima manfaat. Proyek ini memadukan platform SMS Frontline dan Ushahidi. Melalui proyek ini, warga dapat melaporkan setiap informasi (peristiwa) yang terjadi disekitar mereka ataupun pengetahuan (praktek cerdas masyarakat) melalui sms (prioritas), email atau formulir online untuk dipublikasikan secara otomatis dalam sebuah situs. Fokus konten proyek ini adalah “informasi tangan pertama”. Siapa saja bisa menjadi pelapor dalam proyek ini. Publikasi informasi dan pengetahuan dalam proyek ini dilakukan melalui prosedur approval, verified/unverified. Untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, beberapa warga akan dilatih membuat laporan via SMS di nomor Hotline situs dengan format 5W1H. Masyarakat yang dilatih ini diharapkan untuk terlibat secara reguler dalam melaporkan informasi, pengetahuan masyarakat serta permasalahan pendidikan dan kesehatan di Tanah Papua. Dalam mendisitribusikan konten situs yang merupakan laporan warga ini, situs proyek ini akan dihubungkan dengan jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter dan melalui SMS App (frontline sms) kepada audience yang sudah tersimpan datanya di database proyek.

Tujuan:

Tercipta ruang bagi masyarakat untuk bertukar informasi berupa laporan kekerasan aparat keamanan terhadap masyarakat sipil, permasalahan pendidikan dan kesehatan serta pengetahuan berupa praktek cerdas masyarakat agar pemangku kepentingan dapat mengambil keputusan yang lebih berpihak pada masyarakat.

Sasaran:

Fokus proyek ini adalah keterlibatan masyarakat di Tanah Papua, khususnya wilayah-wilayah pedalaman dan pesisir yang sudah terjangkau teknologi seluler namun masih memiliki keterbatasan untuk menyampaikan informasi (yang dialami) dan pengetahuan (yang dimiliki). Namun sasaran proyek ini adalah masyarakat umum berusia lebih dari 13 tahun, laki-laki dan perempuan yang berdomisili di Indonesia dan para pemangku kepentingan baik di level lokal maupun nasional. Proyek ini menyediakan fasilitas bagi masyarakat umum untuk berbagi informasi dan pengetahuan. Informasi dan pengetahuan dalam proyek ini akan dikelola dan diteruskan kepada para pemangku kepentingan melalui aplikasi SMS Frontline untuk mempengaruhi para pemangku kepentingan ini dalam mengambil keputusan. Selain itu, konten proyek akan dipublikasikan kepada publik melalui sebuah situs serta jejaring social (Facebook dan Twitter)untuk membangun opini publik yang lebih adil tentang Papua.


Latar belakang:

Keterkaitan pada tujuan Cipta Media Seluler

Secara geografis dan demografis, kondisi Papua memiliki keterbatasan yang kompleks untuk berbagi informasi, baik tentang satu peristiwa yang terjadi atau praktek cerdas masyarakat. Peristiwa yang terjadi di wilayah yang saling berdekatan pun sulit untuk diketahui bersama. Namun perkembangan teknologi informasi, termasuk teknologi seluler memberikan peluang yang sangat besar untuk berbagi informasi. Yang dibutuhkan kemudian adalah bagaimana mengorganisasikan dan mengelola potensi informasi, pengetahun dan teknologi yang tersedia agar memberikan manfaat yang besar, bukan saja bagi masyarakat Papua namun juga masyarakat Indonesia. Produk informasi dan pengetahuan ini akan sangat bermanfaat bagi banyak pihak, terutama para pemangku kepentingan untuk melakukan perubahan sosial untuk kehidupan yang lebih adil bagi masyarakat asli Papua sebagai warga negara.

Masalah yang ingin diatasi dan keterkaitan dengan aktivitas

Proyek ini adalah proyek lanjutan dari sebuah proyek mandiri yang dilaksanakan sejak tahun 2010. Berdasarkan pengalaman sejak tahun 2010 ini, selain masalah geografis dan demografis yang perlu diatasi, masalah lain yang akan diatasi adalah masalah mengelola, memproduksi dan mendistribusikan informasi dan pengetahuan.

Berikut ini adalah identifikasi masalah yang ingin diatasi melalui proyek ini.

No. Masalah Kegiatan Penerima Manfaat
1. Kondisi Geografis dan Demografis Tanah Papua membatasi peluang bertukar informasi dan pengetahuan untuk kehidupan yang lebih adil Menyediakan fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum dengan memanfaatkan peluang yang disediakan oleh kemajuan teknologi seluler dan internet serta pengetahuan dasar jurnalistik Masyarakat yang berdomisili di Indonesia, terutama Tanah Papua
2. Bagaimana mengelola, memproduksi dan mendistribusikan informasi dan pengetahuan Memberikan pengetahuan dasar kepada masyarakat untuk membuat laporan warga dengan Menggunakan fasilitas SMS dan MMS yang murah dan ramah pengguna (user friendly)
  • Masyarakat lokal di Tanah Papua
  • Pemangku kepentingan
3. Media (mainstream dan non mainstream) di Papua yang mampu mengorganisir dan mengelola laporan warga untuk kebutuhan informasi secara bertanggungjawab sangat terbatas Menyediakan situs laporan warga

Situs ini dibangun menggunakan platform Ushahidi dan Frontline SMS. Situs ini berfungsi sebagai media laporan warga yang bisa diakses oleh publik sekaligus menjadi database informasi tentang Papua yang kredible dan bertanggungjawab.

  • Masyarakat umum di Indonesia
  • Pemangku kepentingan lokal dan nasional
4. Mengorganisasikan potensi informasi dan mengelola produk informasi Menyediakan administrator situs laporan warga.

Administrator situs berfungsi sebagai pengelola informasi yang dikirimkan oleh warga. Selain itu, administrator juga berfungsi sebagai distributor (membagikan informasi) kepada publik melalui system sms frontline maupun media sosial.

  • Masyarakat yang berdomisili di Indonesia, terutama Tanah Papua
  • Pemangku kepentingan lokal dan nasional
5. Laporan warga cenderung bersifat first hand dan laporan awal. Laporan awal ini harus diverifikasi dan ditindak lanjuti untuk memberikan kepastian kepada publik Menyediakan Local verificator, Local verificator akan berfungsi untuk menindaklanjuti laporan warga untuk menghasilkan laporan yang lebih komperehensif dan kredibel agar bisa dikonsumsi oleh publik tanpa keraguan (verified)
  • Masyarakat lokal Tanah Papua
  • Pemangku kepentingan lokal dan nasional
  • Masyarakat umum yang berdomisili di Indonesia
6. Local verificator adalah masyarakat lokal yang direkrut. Sehingga membutuhkan pembangunan kapasitas Training local verificator

Pelatihan untuk local verificator bertujuan untuk membekali masyarakat lokal dalam memproduksi informasi yang kredibel dan bertanggungjawab.

Masyarakat lokal di Tanah Papua
7. Proyek ini adalah proyek lanjutan dari proyek sebelumnya yang dilakukan secara mandiri. Dari pengalaman sebelumnya, proyek ini sangat layak dikembangkan lebih luas lagi, baik dalam hal informasi yang diproduksi (content), pelaku dan penerima manfaat. Sosialisasi dan kampanye proyek secara masif melalui berbagai bahan sosialisasi dan kampanye antara lain produksi buku panduan, T-Shirt, Stiker, Nomor HP Hotline, dan produk sms. Masyarakat yang berdomisili di Indonesia, terutama Tanah Papua
8. Pengalaman selama proyek dijalankan secara mandiri sejak tahun 2010, relasi dan kepercayaan antara penyelenggara proyek dengan penerima manfaat adalah hal penting untuk meningkatkan keterlibatan warga Insentif bagi local verificator berupa kesempatan bertukar pengalaman dengan pengguna platform Ushahidi dan frontline SMS di tempat lain. Insentif juga diberikan dalam bentuk perangkat teknologi informasi bagi para warga yang konsisten terlibat dalam proyek laporan warga ini
  • Local verificator (masyarakat lokal)
  • Masyarakat Tanah Papua yang terlibat langsung dalam proyek
9. Berbagi pengalaman mengelola sebuah proyek jurnalisme warga mungkin sudah banyak dilakukan, baik dalam bentuk pelatihan, lokakarya, publikasi dll. Namun masih jarang pengalaman warga yang terlibat dalam mengelola jurnalisme warga berbasis sms dengan platform Ushahidi dan Frontline SMS dipublikasikan dalam bentuk buku. Penulisan buku pengalaman mengelola proyek dari tahun 2010 (proyek mandiri) dan perkembangannya setelah proyek dilakukan bersama CMB. Masyarakat umum yang berdomisili di Indonesia.
10. Proyek harus dijaga konsistensi dan keberlangsungannya Monitoring dan evaluasi bulanan, tiga bulanan, enam bulan dan satu tahun Proyek

Keterkaitan pada kategori: Produksi dan Penyampaian Konten

Produksi dan penyampaian konten: Proyek ini adalah proyek penyebaran konten. Kontent yang dikelola berupa Teks, Video, Foto dan/atau Dokumen yang berhubungan dengan sebuah informasi dan/atau pengetahuan masyarakat di Papua. Proyek ini bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, baik sebagai penghasil konten, pembagi konten hingga pengguna konten. Konten ini didapat dari partisipasi masyarakat melalui fasilitas seluler (SMS, MMS, Aplikasi Smartphone) dan internet (Frontline SMS dan Ushahidi). Dalam pengelolaan dan pendistribusian konten, akan melalui tahap approval dan verifikasi. Proyek ini menargetkan 5 informasi (laporan) yang disumbangkan oleh masyarakat setiap harinya. Informasi dan pengetahuna ini akan diteruskan kepada pemangku jabatan (stakeholder) terkait melalui SMS Frontline. Selain itu, masyarakat dapat mengakses informasi dan pengetahuan ini melalui situs internet, jejaring sosial atau Handphone melalui prosedur registrasi. Konten yang dihasilkan melalui proyek ini akan menjadi milik publik.

Latar belakang dan demografi pelaku proyek dan kelompok

Demografik pelaku proyek

Perkumpulan Jubi adalah sebuah organisasi yang anggotanya berjumlah 18 jurnalis di Papua dan tersebar dibeberapa kabupaten di provinsi Papua dan Papua Barat. Proyek akan dikelola oleh Perkumpulan Jubi. Dalam pelaksanaan proyek akan direkrut 1 program manajer, 2 orang admin, 10 orang local verificator, 1 orang Manager Keuangan serta satu orang administrator proyek untuk menjalankan aktivitas proyek.

Demografik target penerima manfaat

Penerima manfaat proyek adalah Masyarakat umum berusia 13 tahun ke atas yang bertempat tinggal di seluruh wilayah Indonesia, terutama di Papua dan Papua Barat serta pemangku kepentingan di level lokal maupun nasional. Interaksi dilakukan dengan para penerima manfaat ini secara daring (online) dan luring (offline). Secara online dilakukan melalui aplikasi SMS Frontline, situs laporan warga, jejaring sosial (Twiter, Facebook dll) sedangkan secara offline dilakukan melalui aktivitas sosialisasi dan kampanye serta monitoring dan evaluasi.

Hasil yang diharapkan dan indikator keberhasilan

Hasil yang diharapkan dari proyek ini adalah terbentuknya komunitas masyarakat yang aktif dan berkelanjutan memproduksi informasi dan saling berbagi informasi. Indikator keberhasilan proyek ini akan diukur dari kuantitas dan keterlibatan masyarakat dan kualitas interaksi melalui fasilitas yang disediakan (SMS Frontline, situs laporan warga, jejaring sosial, monitoring dan evaluasi).

No. Hasil Yang Diharapkan Indikator
1 Komunitas jurnalis warga
  • 50 laporan berupa informasi dan pengetahuan dikirimkan oleh masyarakat melalui fasilitas yang disediakan oleh situs laporan warga (SMS Frontline, email, lembar laporan dan jejaring sosial) setiap bulan
  • 15 laporan warga diteruskan kepada pemangku kepentingan melalui aplikasi SMS Frontline setiap bulan
  • Pengetahuan masyarakat tentang jurnalisme warga meningkat melalui produksi dan distribusi 5000 buku panduan (Diujikan melalui proses monitoring dan evaluasi proyek)
  • Situs laporan warga diakses oleh lebih dari 1000 user setiap hari (kunjungan langsung ke situs atau melalui media sosial)
  • 30 warga terlatih untuk mengaplikasikan jurnalisme warga
  • Jumlah warga yang terlibat dalam proyek mengalami peningkatan setiap bulan
  • Ada 10 simpul jaringan jurnalis warga di 10 kabupaten provinsi Papua dan Papua Barat
2 Kebijakan pemangku kepentingan yang berpihak pada masyarakat asli Papua
  • Jika terjadi kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap warga sipil, maka pelaku ditindak secara hukum maupun etik
  • Informasi dan pengetahuan yang diproduksi oleh proyek ini dijadikan referensi oleh jurnalis, organisasi masyarakat sipil, pemerintah (lokal dan nasional) maupun stakeholder lainnya untuk kepentingan masyarakat Papua
  • Ada Peraturan Daerah Khusus di Papua dan Papua Barat yang melindungi dan memprioritaskan hak masyarakat asli Papua (terutama di pedalaman Papua) untuk mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.

Durasi waktu aktivitas dilaksanakan:

Agustus 2014 - Agustus 2015

Total kebutuhan dana untuk melakukan aktivitas:

Rp. 1.003.100.000,-

Dana yang diminta dari Cipta Media Bersama:

Dana yang diajukan ke Cipta Media Bersama sebesar Rp. 801.570.000,

Sumber dana lainnya:

Kontribusi organisasi Perkumpulan Jubi Rp. 201.530.000,-