Selamat datang di Situs Wiki Cipta Media Seluler
Didukung oleh:
Cipta media organisasi pendukung.png


Temukan Cipta Media Seluler di Twitter @ciptamedia Facebook: Cipta Media Seluler | Situs web: Cipta Media seluler


Pusat Training Wireless Cellular Network OpenBTS

Dari Wiki Cipta Media Seluler
Langsung ke: navigasi, cari

Didukung oleh:


Final 24 Juli 2014


Pusat Training Wireless Cellular Network OpenBTS
Organisasi
Status resmi
Kontak
Handri Santoso
  • Situs web:
  • Facebook:
  • Twitter:
Lokasi
Depok, Jawa Barat

Deskripsi Proyek

Kegiatan ini adalah untuk membuat pusat pelatihan jaringan selular (wireless cellular network) yang berbasis opensource sehingga masyarakat dapat membuat dan mengembangkan sendiri jaringan selular yang sesuai karateristik dan kondisi di Indonesia berdasarkan pengetahuan yang dipelajari.

Kegiatan ini meliputi pengembangan konten materi training, sertifikasi, pelatihan dan pengembangan software dan hardware wireless selular network. Sehingga diharapkan penetrasi jaringan selular ke daerah-daerah dan pedalaman dapat lebih cepat dengan adanya sumber daya manusia Indonesia yang bisa mengoperasikan, mengembangkan dan membuat sendiri jaringan selular yang sesuai dengan kondisi geografis di Indonesia.

Tujuan:

  • Tersedianya pusat training jaringan selular berbasis Opensource (OpenBTS)di Indonesia.
  • Tersedianya materi training berbasis copyleft license
  • Tersedianya pelatihan OpenBTS yang terstruktur.
  • Adanya program sertifikasi OpenBTS bagi peserta training untuk mendapatkan pengakuan akan ketrampilannya.

Sasaran:

Kegiatan ini akan menyediakan fasilitas training dan sertifikasi bagi masyarakat yang ingin belajar membuat dan mengembangkan jaringan selular berbasis Opensource – OpenBTS.

Latar belakang:

Keterkaitan pada tujuan Cipta Media Seluler

Pendirian pusat pelatihan wireless cellular network berbasis Opensource ini diadakan untuk meningkatkan kemampuan (kompetensi), khususnya, bangsa Indonesia dalam mengembangkan teknologi komunikasi selular.

Pelatihan dan sertifikasi peserta training diadakan agar pemahaman peserta baik dari aspek peraturan, teknologi, sosial dan hukum tentang teknologi ini bisa dipahami dengan baik.

Masalah yang ingin diatasi dan keterkaitan dengan aktivitas

Masalah 
  1. Masih sedikit Sumber daya manusia Indonesia yang mempunyai kemampuan mengoperasikan, merekayasa dan mengembangkan teknologi komunikasi seluler.
  2. Masih mahalnya teknologi wireless selular network menyebabkan masih banyak masyarakat di daerah, utamanya di daerah pedalaman dan perbatasan yang belum terjangkau akan teknologi selular ini.
Aktivitas
  1. Menyusun kurikulum pelatihan untuk mengoperasikan, instalasi, merekayasa dan merawat jaringan selular berbasis OpenBTS.
  2. Menyiapkan program sertifikasi bagi peserta agar mendapatkan pengakuan akan kemampuannya dalam pengoperasian, instalasi, rekayasa dan perawatan jaringan selular berbasis OpenBTS.
  3. Memberikan pelatihan OpenBTS secara berjenjang.
  4. Bekerjasama dengan Galow IT untuk mengadakan lokakarya OpenBTS.
  5. Memberikan konsultasi bagi pemerintah daerah, atau institusi yang ingin membangun jaringan selular berbasis OpenBTS.
  6. Menjalin kerjasama dengan pemerintah baik pusat dan daerah, perusahaan komunikasi, profesional, akademisi, LSM dan masyarakat untuk pembuatan, pengembangan dan kelangsungan pusat pelatihan OpenBTS ini.

Keterkaitan pada kategori: Rekayasa Perangkat Keras

Rekayasa Perangkat Keras

Proyek ini akan menyusun materi training yang sudah di buat dan dikembangkan oleh salah satu tim di proyek ini, dimana sebagian besar materi ini bisa diakses secara bebas di alamat http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Openbts dan akan diintegrasikan dengan materi dari rangenetwork training center http://rangenetworks.com/. Diharapkan materi ini akan selesai dalam jangka waktu 2-3 bulan, untuk kemudian di sempurnakan oleh masyarakat yang telah mengikuti training atau yang sudah mempunyai pengetahuan sebelumnya tentang teknologi wireless selular network, baik dari akademisi dan praktisi, sehingga dalam jangka 1 tahun, materi training ini bisa selesai.

Semua materi ini akan di sebarkan luaskan melalui e-learning yang akan dikembangkan oleh tim di proyek ini atau melalui http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php, dimana materi training tersebut akan bisa dipelajari baik dari PC atau Mobile Device. Selain itu, materi-materi ini akan disebarkan dalam bentuk flashdisk bagi yang membutuhkan terutama bagi masyarakat yang belum terjangkau oleh internet. Materi training yang ada di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Openbts adalah berbasis openleft license.

Dan secara bersamaan sertifikasi untuk pengoperasian, installasi dan rekayasa OpenBTS akan dikembangkan oleh tim di proyek ini dan perusahaan rangenetwork.

Latar belakang dan demografi pelaku proyek dan kelompok

Demografik pelaku proyek

Kami, dosen dan peneliti, yang terlibat dalam kegiatan pelatihan dan workshop OpenBTS. Berdasarkan pengamatan kami dan masukan dari peserta seminar, baik dari siswa SMA/SMK, mahasiswa dan profesional, dimana antusias peserta sangat tinggi sehingga kami berpikir untuk menformalkan pelatihan jaringan selular nirkabel (wireless celullar network) dengan membuat suatu kurikulum yang baik agar peserta training akan mendapatkan pengetahuan yang komprehensif dan pengakuan akan ketrampilan dalam bidang wireless celullar network.

Didalam kegiatan ini, kami bekerjasama dengan perusahaan rangenetwork untuk mengembangkan materi training yang lebih komprehensif. Serta merancang sertifikasi bagi peserta yang ingin mendapatkan pengakuan terhadap ketrampilannya. Trainer, mahasiswa, staff administrasi dan programmer akan dilibatkan dalam pengembangan materi training dan sertifikasi untuk mewujudkan pusat training jaringan selular nirkabel (wireless cellular network training center) di Indonesia.

Demografik target penerima manfaat

Target penerima manfaat dari kegiatan ini adalah siswa SMK/SMA, Mahasiswa dan professional yang ingin meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya dibidang jaringan selular.

Dengan kegiatan-kegiatan roadshow dan pelatihan yang sudah dilakukan selama ini oleh salah satu tim di proyek ini, diharapkan peserta workshop/seminar tertarik untuk ikut dalam program pelatihan dan sertifikasi, serta dapat terlibat dan berkonstribusi dalam pengembangan materi training dan sertifikasi.

Hasil yang diharapkan dan indikator keberhasilan

Outcome:

  • Peserta training dapat memahami teori dasar jaringan selular berbasis OpenBTS.
  • Peserta dapat mengoperasikan dengan benar jaringan OpenBTS
  • Peserta dapat Memodifikasi openBTS sesuai kebutuhan di lapangan.
  • Peserta dapat merawat dan memperbaiki OpenBTS.
  • Adanya SDM yang kompeten di bidang jaringan selular berbasis OpenBTS.
  • Tersedianya materi pelatihan jaringan selular berbasis OpenBTS yang selalu diperbarui.
  • Menjadi mata kuliah di Jurusan Teknik Telekomunikasi, dan/atau Jurusan informatika.

Impact:

  • Pemahaman masyarakat tentang teknologi selular berbasis OpenBTS lebih komprehensif, baik dari sisi teknikal, peraturan dan sosial.
  • Jumlah BTS didaerah perbatasan dan pedalaman meningkat.

Indikasi:

  • Jumlah Masyarakat didaerah pedalaman dan perbatasan yang dapat menikmati komunikasi selular meningkat.
  • Makin terjangkaunya biaya komunikasi dan internet di Indonesia.

Durasi waktu aktifitas dilaksanakan:

Agustus 2014 - Agustus 2015

  • Agustus - October 2014 - Pemesanan OpenBTS Development Kit
  • Agustus - October 2014 - Pengembangan materi training
  • September 2014 - Agustus 2015 - Workshop OpenBTS bekerjasama dengan Galow IT
  • November 2014 - Setup dan instalasi training center
  • Desember 2014 - Internal training dan opening courses untuk operasi dan instalasi OpenBTS
  • Januari - Agustus 2015 - Pengembangan materi untuk sertifikasi
  • Januari - Agustus 2015 - Training openBTS dilaksanakan, minimal 2 minggu sekali

Total kebutuhan dana untuk melakukan aktifitas:

Rp. 876.155.000,-

Dana yang diminta dari Cipta Media Bersama:

Dana yang diajukan ke Cipta Media Bersama sebesar Rp. 700.000.000,-

Sumber dana lainnya:

Kontribusi organisasi:Rp 120.655.000,- dan Penyediaan tempat, operasional dan pengembangan selanjutnya

Kontribusi dari kelompok target: Setiap peserta diharapkan bisa memberikan konstribusi sebesar Rp. 50.000 / hari untuk makan dan snack selama mengikuti training.